Danau ialah suatu kumpulan air dalam suatu basin atau cekungan tertentu. Danau mendapatkan air dari curah hujan,sungai-sungai mata air, dan air tanah.Sumber-sumber air tersebut bersama-sama dapat mengisi memberikan suplai air pada danau.Dalam hal demikian biasanya danau itu bersifat permanen, artinya tetap berair sepanjang tahun.Sebaliknya bila sumber air pengisi danau itu hanya salah satu unsur saja misalnya dari curah hujan saja, maka danau itu sifatnya bersifat temporer atau periodic.Artinya, danau tersebut pada waktu-waktu tertentu dapat kering.

CIRI-CIRI DANAU

  1. Airnya cukup dalam dan sudah terdaoat strata temperater air akibat kedalaman.
  2. Vegetasi berdun yang mengapung tidak menutupi sebagian besar permukaan air, seringkali hanya pada bagian tepi saja.
  3. Ada fenomena berupa gelombang

Menurut macam airnya danau dibedakan menjadi dua :

1. Danau air asin

Pada umumnya terdapat di daerah semi arid atau arid, dimana penguapan terjadi sangat kuat dan tidak memiliki aliran keluar atau outlet.Kalau danau semacam ini menjadi kering, maka tinggalah lapisan garam pada dasar danau tersebut.Danau-danau yang bersifat temporer banyak terdapat di daerah arid yang memiliki kadar garam tinggi.contoh-contoh danau air asin adalah Great Salt Lake, kadar garamnya sebesar 18,6% dan danau merah kadar garamnya 32%

2. Danau air tawar

Danau air tawar terutama terdapat di daera-daerah basah dimana curah hujan tinggi. Pada umumnya danau ini mendapatkan air dari curah hujan dan selalu mengalirkannya ke laut. Contoh-cotohnya danau yang ada di Indonesia.

Menurut terjadinya danau dibagi menjadi beberapa jenis, adalah sebagai berikut :

  1. Danau diastropisme/tektonik

Danau tektonik terjadi karena retakan,lipatan, gerak dislokasi dipermukaan bumi yang menimbulkan bentuk-bentuk patahan, slank, dll.slank yang dipait oleh horst, disekitarnya dapat membentuk danau kalau mendapat air dalam jumlah yang cukup. Gempa bumi kadang-kadang juga menyebabkan perpindahan atau perubahan yang mengahsilkan depresi yang kemudian terisi oleh air. Contoh danau tektonik adalah Danau Toba, Maninja, Singkarak, Tempe, Towuti, Poso, dan Tonado. Sedangkan di luar negeri ada danau Tanganyika di Afrika Timur serta great Basin di Amerika.

  1. Danau glacial

Danau ini terbentuk akibat proses erosi dan pengendapan. Proses erosi terjadi akibat adanya abrasi glacial membentuk lereng-lerengatau lembah pegunungan yang akan terisi oleh air bila terjadi pencairan es. Kalau lembah yang berisi air itu tidak berhubungan dengan laut , maka lembah itu akan menjadi danau. Contoh danau di Norwegia dan Finlandia

  1. Danau vulkanis

Danau yang terbentuk akibat adanya aktivitas vulkanis. Pada bekas suatu letusan gunung api akan timbul cekungan yang disebut depresi vulkanik. Jika dasar cekungan tersebut kemudian tertutup oleh material vulkanik yang tak tembus air hujan yang akan jatuh akan tertampung dan membentuk danau vulkanis . bentuk dan luas danau vulkanik yang terjadi tergantung dari proses vulkanis yang membentuknya. Sebagai contoh , pada tipe gunung api mar akan terbentuk danau mar. demikian pula pada gunung api yang letusannya kaldera, akan terbentuk sebuah dananu kaldera yang luas. Di Indonesia banyak terdapat danau vulkanis. Misalnya gunung lamongan, danau toba yang merupakan danau kaldera, danau kawah gunung kelud, dan sebagainya.

  1. Danau Bedungan atau waduk

Danau ini kadang-kadang disebut danau aktivitas manusia, hal ini disebabkan karena manusia sengaja membendung suatu aliran sehingga air menggenang dan terbentuklah danau buatan atau waduk. Tujuan pembuatan waduk diantaranya adalah untuk mencegah banjir , untuk kebutuhan sehari-hari, untuk pemenuhan irigasi pertanian, untuk perikanan, PLTA, dan sebagainya. Bebrapa contoh waduk terdapat di Indonesia, misalnya waduk jatiluhur, waduk saguling, waduk gajah mungkur, dan sebagainya

  1. Danau karena erosi sungai

Danau ini terbentuk karena proses erosi pada stadium tua. Kelok-kelokan sungai menyebakan terbentuknya danau mati atau danau tapal kuda.

Suatu danau dapat hilang yang disebabkan oleh beberapa factor diantaranya :

  1. Pembentukan delta-delta dan pelumpuran danau. Hal ini dapat terjadi jika di daerah hulu sengai timbul erosi besar akibat guludannya hutan atau sebab lainnya. Kemudian penyempitan delta serta pendangkalan danau, yang akhirnya dapat membuat danau lenyap
  2. Gerakan tektonik berupa pengangkatan dasar danau
  3. Pengendapan jasad tumbuh-tumbuhan dan binatang-binatang yang mati akan mempercepat proses pendangkalan dasar danau
  4. Penguapan yang sangat kuat
  5. sungai-sungai yang meninggalkan danau menimbulkan erosi dasar pada bibir danau , sehingga tempat itu rendah dan akibatnya air danau keluar lebih banya. Akibatnya danau bisa menjadi kering dan kehabisan air.

Danau memiliki manfaat bagi kehidupan manusia, sehingga ada danau yang sengaja dibuat manusia, yaitu waduk. Adapun manfaat waduk antara lain :

  1. Sumber air minum
  2. Sumber irigasi dibidang pertanian
  3. pencegahan dan pengendalian banjir
  4. Budi daya perikanan darat
  5. PLTA (Pembangkit listrik tenaga air)
  6. Sarana rekreasi dan olahraga

About these ads